Peringatan Hari Lingkungan Hidup Internasional seringkali dirayakan dengan kegiatan seremonial. Namun, SMK KORPRI Kota mengubah momentum ini menjadi ajang 5 Kegiatan Unik yang berorientasi pada praktik dan edukasi mendalam, menunjukkan komitmen sekolah untuk menanamkan Nilai Lingkungan Hidup yang berkelanjutan pada siswa. Pendekatan mereka adalah mengemas pendidikan lingkungan yang serius dengan elemen kejutan dan partisipasi aktif, menjadikannya perayaan yang dinanti-nantikan dan berdampak nyata.
Kegiatan unik pertama adalah “Lomba Desain Fashion Daur Ulang Ekstrem.” SMK KORPRI Kota melibatkan siswa dari jurusan Tata Busana dan Desain Grafis untuk merancang dan memamerkan pakaian yang 90% bahannya berasal dari sampah rumah tangga atau industri. Kompetisi ini bukan sekadar pameran estetika, tetapi mendorong pemikiran kreatif tentang upcycling dan mengubah persepsi limbah. Kegiatan ini mengajarkan Nilai Lingkungan Hidup bahwa setiap material memiliki potensi kedua, menantang siswa untuk berpikir inovatif dalam mengatasi masalah sampah.
Kegiatan kedua adalah “Audit Energi Cepat Kelas.” Siswa jurusan Teknik Elektronika dan Energi terapan melakukan inspeksi mendadak ke setiap kelas, mengukur penggunaan listrik dan efisiensi pencahayaan. Kelas yang ditemukan paling boros dikenakan “denda edukatif” berupa kewajiban membuat poster hemat energi, sementara kelas yang paling efisien mendapat penghargaan. Audit yang berbasis data dan kompetisi ini adalah salah satu dari 5 Kegiatan Unik yang menanamkan Nilai Lingkungan Hidup berupa tanggung jawab konsumsi energi secara langsung dan terukur.
Ketiga, “Bazaar Tukar Sampah Jadi Sembako.” Selama Hari Lingkungan Hidup, sekolah membuka bazaar di mana warga dan siswa dapat menukarkan sampah non-organik (seperti plastik, kardus, dan kaleng) yang telah dipilah dengan kupon untuk mendapatkan sembako atau hasil panen dari kebun sekolah. Kegiatan ini memberikan insentif ekonomi yang sangat kuat untuk memilah sampah, mengubah limbah menjadi modal dan Nilai Lingkungan Hidup menjadi transaksi yang menguntungkan.
Keempat, “Klinik Komposter Ekspres.” Siswa jurusan pertanian menyelenggarakan lokakarya singkat dan gratis untuk Masyarakat tentang cara membuat komposter sederhana di rumah dalam waktu kurang dari satu jam. Mereka juga menjual bibit tanaman starter dengan harga subsidi. Kegiatan ini berfokus pada transfer teknologi sederhana secara massal. Kelima, “Panggung Orasi Hijau.” Siswa diberikan waktu dan tempat untuk menyampaikan orasi persuasif tentang isu-isu lingkungan. 5 Kegiatan Unik ini memastikan Hari Lingkungan Hidup di SMK KORPRI Kota bukan hanya dirayakan, tetapi juga diisi dengan aksi nyata, data, dan edukasi yang efektif, memperkuat Nilai Lingkungan Hidup di seluruh komunitas.