SMK Korpri Kota telah menetapkan target yang sangat ambisius dan spesifik: mengirimkan 50 lulusan terbaiknya untuk bekerja di luar negeri pada tahun 2026, dengan fokus utama pada pasar kerja Jepang. Langkah strategis ini adalah manifestasi dari komitmen sekolah untuk mencetak lulusan yang memiliki daya saing global dan siap menghadapi tuntutan industri di kancah internasional. Target “Go Global” ini bukan sekadar slogan, melainkan sebuah program terstruktur yang dipersiapkan secara matang.
Untuk mencapai target 50 Lulusan yang dapat Kerja ke Jepang, SMK Korpri Kota telah merombak kurikulum vokasi mereka secara mendalam, terutama pada aspek penguatan keterampilan teknis dan soft skill. Program unggulan yang dikembangkan mencakup pelatihan intensif bahasa Jepang (Nihongo) yang setara dengan level N4 atau bahkan N3, yang merupakan persyaratan minimal untuk dapat berkomunikasi dan bekerja secara efektif di sana. Pelatihan bahasa ini tidak hanya berfokus pada tata bahasa, tetapi juga etika kerja (Hōrensō) dan budaya Jepang (seperti kaizen dan kedisiplinan), yang sangat dihargai oleh perusahaan-perusahaan di sana.
Selain kompetensi bahasa dan budaya, sekolah ini juga fokus pada sertifikasi keahlian teknis yang diakui secara global. Program studi yang menjadi sasaran utama, seperti Teknik Industri dan Keperawatan (jika tersedia), mendapatkan upgrading peralatan dan modul pelatihan yang disesuaikan dengan standar industri Jepang. Kemitraan strategis telah dibentuk dengan beberapa agen penyalur tenaga kerja resmi dan perusahaan Jepang yang memang membutuhkan tenaga kerja terampil dari luar negeri. Kemitraan ini menjamin bahwa proses seleksi dan penempatan berjalan transparan dan sesuai dengan regulasi pemerintah kedua negara. Ini memberikan rasa aman dan kepastian bagi siswa dan orang tua.
Pendekatan seleksi siswa yang dilakukan SMK Korpri Kota juga sangat ketat dan berjenjang. Siswa yang masuk dalam program “Go Global” ini adalah mereka yang menunjukkan motivasi tinggi, kedisiplinan luar biasa, dan memiliki potensi akademik serta keterampilan teknis di atas rata-rata. Mereka mendapatkan dukungan penuh, termasuk bimbingan mental, simulasi wawancara kerja, hingga sesi mentoring dari alumni yang telah sukses kerja ke Jepang. Seluruh proses ini diawasi ketat oleh tim khusus SMK yang bertugas memastikan setiap calon lulusan memenuhi kualifikasi yang dipersyaratkan oleh mitra Jepang.